pagi tak nampak dengan senyuman
hanya mendung yang jadi hiasan
metropolitan pengundang kebisingan
menembah empuksasaran kemalasan
masih setia tangis menghiasi
masih pula air mata menemani
mengkerutkan sinar wajah inu
mengingat kejadian perengkug hati
bukan soal cinta
bukan pula sayang
hanya saja sekedar cinta
atau pula ngefans saja
entah mengapa kau tampak sempurna
hingga ku mampu nemuja
padahal kau hanya biasa
dimata kawan kawan semua
aku dilema
karena suka.... kamu.........
akankah....
22.02 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar